Random posts

BIOGRAFI KAK BUDI WASESO


BIOGRAFI KAK BUDI WASESO

Budi Waseso biasa di panggil Kak Buwas. Beliau adalah Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Periode 2018 – 2023 yang terpilih pada Munas Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ke 10 pada tanggal 25-29 September 2018 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pria kelahiran di Desa Parenggan, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah , Lahir pada tanggal 19 Februari 1961.  Beliau Beragama Islam.

Selama menjalani tugas sebagai polisi, ia mengalami kehidupan yang kurang menguntungkan. Gaji dari kepolisian yang diterimanya tidak mencukupinya. Ia sempat menjadi tukang ojek dengan menggunakan Vespa tahun 70-an. Meski saat itu menyandang pangkat perwira, ia terpaksa mengojek untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya, karena saat itu gaji Polri masih sangat minim.

Budi mengojek setelah bertugas di Direktorat Pendidikan Polri. Walaupun tak banyak yang didapat, namun cukup untuk menopang kebutuhan hidup. Dua ribu rupiah ia peroleh dalam sehari dari hasil mengojeknya. Uang tersebut hanya cukup untuk makan siang dan membeli bahan bakar untuk kebutuhan dinas, sementara uang gaji polisinya untuk biaya keluarganya. Selain mengojek, ia juga sempat menjadi sopir taksi tembak. Ia tidak malu melakukan itu karena halal.

Perjuangan dan dedikasinya di kepolisian berbuah manis. Dia memulai karier besarnya pada tahun 2009 sebagai Kepala Bidang Propam Polda Jawa Tengah. Setahun kemudian, dirinya ditarik ke Mabes Polri untuk menempati posisi Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri. Pada tahun 2012, Budi Waseso menjadi Kapolda Gorontalo dengan pangkat Brigjen polisi.

Belum sempat naik menjadi Irjen sudah ditarik ke Mabes Polri dan mengisi posisi Widyaiswara Utama Sespim Polri. Tak lama kemudian, kariernya mulai melesat dengan menduduki jabatan sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri pada tahun 2014.

Kariernya makin melesat, pada tahun 2015, saat terjadi pergantian petinggi di tubuh Polri, Budi dipilih menjadi Kabareskrim. Namanya semakin terkenal karena keberaniannya menyentuh lembaga Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Saat itu, Budi Gunawan ditetapkan tersangka oleh KPK, Kabareskrim Budi melakukan hal sama menetapkan kepada komisioner Bambang Widjojanto sebagai tersangka.

Sikap-sikapnya yang tegas dan berani mengundang aksi demo untuk meminta Budi diberhentikan dari jabatan Kabareskrim. Belum setahun menduduki kursi Kabareskrim, Budi Waseso mendapatkan jabatan baru. Ia resmi menjadi kepala BNN pada Selasa, 8 Septermber 2015. Ia menggantikan posisi Komjen Anang Iskandar yang ditukar menjadi Kabareskrim Polri. 

Riwayat Jabatan
2007: Kaden Opsnal II Puspaminal Div Propam Polri
2008: Kabid Propam Polda Jateng
2009: Kabid Litpers Pusprovos Div Propam Polri
2010: Kapus Paminal Div Propam Polri
2012: Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo
2013: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri
2014: Kasespim Lemdiklat Polri
2015: Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
2015: Kepala Badan Narkotika Nasional
2018: Direktur Utama Badan Urusan Logistik
2018:  Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Periode 2018 – 2023


Post a Comment

0 Comments